Menu

PT EQUITYWORLD FUTURES

PT Equityworld | Keren, Perusahaan Jepang Garap Helm IoT untuk Pantau Keselamatan Pekerja

PT Equityworld | Keren, Perusahaan Jepang Garap Helm IoT untuk Pantau Keselamatan Pekerja

PT Equityworld | Inovasi teknologi dalam industri manufaktur terus berkembang pesat, salah satu yang terbaru adalah terobosan helm canggih yang dibesut perusahaan asal Jepang, Shimabun.

Seperti dilansir Ubergizmo pada Selasa (23/10/2018), helm ini menariknya ditopang dengan teknologi Internet of Things (loT) yang berfungsi untuk mengontrol keselamatan kerja karyawannya.

Adapun fungsi dari loT itu sendiri berbentuk sensor gerak dan suhu yang mampu merespon gerakan manusia secara langsung.

Helm ini juga memiliki sensor temperatur untuk mengukur suhu ekstrem seperti overheating.

Tak hanya itu, helm tersebut juga akan merekam data pekerja via cloud sehingga bisa mendeteksi keadaan buruk, atau meningkatkan keamanan lokasi secara keseluruhan.

Adapun sistem helm tersebut dirancang melalui platform ALPS loT Smart Network yang meliputi perangkat keras dan perangkat lunak.

Gartner mencatat ada 8,4 miliar perangkat Internet of Things IoT yang dipakai di seluruh dunia (di luar smartphone, tablet, dan komputer) pada 2017. Pada 2020 diprediksi jumlahnya akan melonjak sampai 20,4-30,7 miliar.

Namun pada saat yang sama, serangan terhadap perangkat IoT juga makin tinggi. Sebagian besar metode serangan yang dilakukan adalah lewat metode DDoS attack, mine cryptocurrency, pencurian data, pengintaian, dimanfaatkan sebagai proxy server, penyebaran ransomware, mendistribusikan spam, click fraud, dan sebagainya.

Dalam riset yang dilakukan F5 Labs bertajuk "The Hunt for IOT: The Growth and Evolution of Thingbots Ensures Chaos" Volume ke-4, sebanyak 44 persen lalu lintas serangan berasal dari Tiongkok. Penyerang lain berasal dari Amerika Serikat dan Rusia.

Alasan Indra Sjafri Sebut Timnas Indonesia U-19 Jadi Inspirasi Masyarakat | PT Equityworld

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | PT Equityworld

Sepanjang riset yang dilakukan selama dua tahun, F5 Labs juga mendapati konsistensi kesamaan network dan alamat IP dari penyerang.

Jaringan tersebut biasanya membolehkan penggunanya melakukan apa saja yang mereka mau tanpa ikut campur (bulletproof hosting provider).

Para penyerang akan mencari titik kerentanan di dalam perangkat IoT, menanamkan thingbot (botnet di dalam perangkat IoT) terkuat.

Beberapa botnet yang namanya sudah cukup familiar seperti Remaiten, Mirai, Hajime, Brickerbot (thingbot agresif yang diciptakan untuk merusak segala perangkat yang terinfeksi Mirai), IRCTelnet, Satori, Persirai, Reaper, dan Hide ‘N Seek.

PT Equityworld

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.