Menu

PT EQUITYWORLD FUTURES

Equity World | Perut terasa sakit setelah makan, apa sebabnya?

Equity World | Perut terasa sakit setelah makan, apa sebabnya?

Equity World | Normalnya sakit perut akan hilang setelah kamu selesai makan sebab tak ada lagi gesekan antara dinding lambung yang terjadi.

Nah, jika perut malah jadi sakit setelah makan, kira-kira apa yang jadi sebabnya?

Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, bisa jadi kamu mengalami dyspepsia atau kata lain dari gangguan pencernaan. Dyspepsia dapat menyebabkan sakit perut, kembung, dan perasaan perut yang penuh setelah makan.

Selain gangguan tersebut, ini penyebab lain dari sakit perut setelah kamu makan.

Gastroesophageal reflux disease (GERD)
GERD terjadi bila asam lambung mengiritasi lapisan kerongkongan yang kemudian menyebabkan sakit maag. GERD biasanya disebabkan ketika kamu cenderung sering mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan. Sehingga jika kamu menderita GERD, kurangi makanan pedas, kafein, atau alkohol.

Baca juga : Spurs Gemilang, Harry Kane Mulai Sesumbar di Liga Champions | Equity World

Irritable bowel syndrome (IBS)
IBS atau sindrom iritasi usus besar juga bisa menyebabkan rasa sakit di perut, diare, lambung bergas, hingga konstipasi. Ketika perut terisi makanan, tak jarang IBS membuatmu sakit perut.

Penyakit celiac
Penyakit celiac merupakan reaksi dari konsumsi makanan tinggi gluten yang membuat usus kecil jadi mengalami peradangan.

Jadi, kamu sering mengalami rasa sakit setelah makan? Bisa jadi salah satu faktor di atas jadi sebabnya.

Equity World

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.