Menu

PT EQUITYWORLD FUTURES

Equity World | Rawan kecelakaan, perlintasan sebidang KA bakal ditutup Kemenhub

Equity World | Rawan kecelakaan, perlintasan sebidang KA bakal ditutup Kemenhub

Equity World | Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berencana menghilangkan beberapa lintasan sebidang kereta api. Sebab, keberadaan perlintasan sebidang kereta api tersebut telah banyak memicu timbulnya kecelakaan.

"Kita berencana menutup beberapa lintasan sebidang karena kecelakaan makin banyak. Harus segera kelar terhadap ini agar keselamatan itu berjalan lebih baik," ujar Menhub Budi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (22/8).

Menhub Budi menjelaskan, setidaknya saat ini ada 900 perlintasan sebidang resmi dan 1000 lebih perlintasan sebidang tidak resmi terdapat pada jalur Jakarta- Surabaya. Beberapa dari perlintasan ini nantinya akan dipertimbangkan, yang mana paling berpotensi menimbulkan kecelakaan dan harus segera ditutup.

Baca juga : Rossi Berikan Helm Spesial kepada Keluarga Mendiang Hayden | Equity World

"Lintasan sebidang resmi 900, yang tidak resmi lebih dari 1000 Jakarta-Surabaya. Saya belum melihat di lintasan yang lain. Makanya dalam studi yang kita lakukan kereta semi cepat Jakarta-Surabaya itu harus menyelesaikan 900 perlintasan resmi tersebut. Sementara itu, perlintasan liar otomatis kita hilangkan begitu saja," jelasnya.

Menhub menambahkan, rencana penutupan perlintasan sebidang memang telah dilakukan dibeberapa jalur. Namun, langkah tersebut belum signifikan karena jumlah perlintasan yang dihilangkan tidak begitu banyak.

"Belum begitu banyak (yang dihilangkan). Baru yang krusial saja. Seperti yang dilakukan oleh PU (Pekerjaan Umum). Tapi sejauh ini, kita belum cukup berarti," pungkasnya.

Equity World

TAG :
Equity World Jakarta, Equityworld Futures Jakarta, PT Equityworld Jakarta, PT Equityworld, Equityworld Futures, PT Equity World , Equity World, PT Equityworld Futures, PT Equityworld Futures Jakarta 

SSC, EWF, PT EWF

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.