Menu

PT EQUITYWORLD FUTURES

Blog Component

Equityworld Futures | Hore! AS-China Siap Negosiasi Lagi, Bursa Saham Asia Menguat

Equityworld Futures | Hore! AS-China Siap Negosiasi Lagi, Bursa Saham Asia Menguat

Equityworld Futures | Seluruh bursa saham utama kawasan Asia kompak mengawali perdagangan hari ini di zona hijau: indeks Nikkei naik 0,44%, indeks Shanghai naik 0,16%, indeks Hang Seng naik 0,5%, indeks Straits Times naik 0,17%, dan indeks Kospi naik 0,42%.

Aura damai dagang AS-China yang kian terasa membuat saham-saham di Benua Kuning menjadi incaran investor. Pada 30 April mendatang, delegasi AS akan bertandang ke Beijing guna menggelar negosiasi dagang lanjutan dengan China.

Dalam pernyataan tertulisnya yang dirilis Selasa (23/4/2019) malam waktu setempat atau Rabu pagi waktu Indonesia, Gedung Putih mengatakan Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan memimpin delegasi AS.


Dalam negosiasi ini, kedua belah pihak akan mendiskusikan beberapa isu krusial yang membuat kesepakatan dagang antar 2 negara dengan nilai perekonomian terbesar di dunia itu belum bisa dicapai hingga saat ini.

Equityworld Futures


Ilmuwan Tiongkok Temukan Cara Ubah Tembaga Jadi Emas | Equityworld Futures

"Materi pembicaraan pekan depan akan mencakup isu-isu perdagangan termasuk hak kekayaan intelektual, alih teknologi paksa, halangan non-tarif, pertanian, jasa, pembelian, dan penegakan hukum," menurut pernyataan dari Gedung Putih.

Sejauh ini, AS telah mengenakan bea masuk baru bagi produk impor asal China senilai US$ 250 miliar, sementara China membalas dengan mengenakan bea masuk baru bagi produk impor asal AS senilai US$ 110 miliar.

Jika kedua negara bisa mencapai kesepakatan dagang, ada kemungkinan bahwa pengenaan bea masuk tersebut akan dihapuskan dan mendorong laju perekonomian kedua negara. Hal ini menjadi sangat penting guna mencegah perekonomian AS & China mengalami hard landing pada tahun ini.

Equityworld Futures | Bursa Asia Awal Pekan Mixed Saat Harga Minyak Naik

Equityworld Futures | Bursa Asia Awal Pekan Mixed Saat Harga Minyak Naik

Equityworld Futures | Bursa Saham Asia berakhir mixed pada awal pekan hari Senin (22/04), sementara pasar di Australia dan Hong Kong ditutup untuk liburan Paskah.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 ditutup sedikit lebih tinggi pada 22.217,90, dengan saham-saham kapital besar Fast Retailing, Softbank Group dan Fanuc menurun. Indeks Topix naik 0,1 persen menjadi berakhir pada 1.618,62.

Di Korea Selatan, indeks Kospi ditutup datar di 2.216,65 dengan saham pembuat chip SK turun 1,59 persen.

Saham China Daratan lebih rendah, dengan indeks Shanghai tergelincir 1,7 persen menjadi 3.215,04 dan indeks Shenzhen juga merosot 1,513 persen menjadi 1.751,91.

Harga minyak melonjak pada sore hari saat jam perdagangan Asia, dengan minyak mentah berjangka Brent menambah 2,56 persen diperdagangkan pada $ 73,81 per barel. Minyak mentah berjangka AS juga naik 2,33 persen menjadi sekitar $ 65,49 per barel.

Equityworld Futures


Bursa Pagi: Asia Mixed, Tekanan Koreksi Bebani Peluang Laju IHSG | Equityworld Futures

Langkah tersebut muncul setelah laporan Washington Post yang menyatakan bahwa menteri luar negeri AS Mike Pompeo akan mengumumkan penghentian pemberian keringanan sanksi kepada negara-negara yang mengimpor minyak mentah atau kondensat dari Iran, mulai 2 Mei.

Sementara itu, ibu kota Libya, Tripoli dilanda serangkaian serangan udara dan ledakan selama akhir pekan. Negara itu, eksportir utama dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, telah dilanda konflik sejak jatuhnya diktator Muammar Qaddafi pada tahun 2011.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya bursa Asia akan mecermati pergerakan bursa Wall Street yang akan melihat Existing Home Sales AS Maret yang jika terealisir turun akan memberikan sentimen negatif bagi bursa Wall Street.

Equityworld Futures | Pergerakan IHSG Pasca Quick Count

Equityworld Futures | Pergerakan IHSG Pasca Quick Count

Equityworld Futures | Business Development and Director Wanteg Sekuritas Jimmy Dimas Wahyu memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan atau kembali rebound pasca pengumuman resmi mengenai hasil pemilihan presiden (Pilpres) disampaikan.

Sementara, pada penutupan perdangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 April 2019, IHSG ditutup dalam level 6.507,22.

Equityworld Futures


Dijepit Libur Panjang, Bursa Jepang Melemah | Equityworld Futures

Simak wawancara eksklusif Hera F Haryn dan Yazid Muamar Tim Riset CNBC Indonesia dengan Business Development and Director Wanteg Sekuritas Jimmy Dimas Wahyu dalam Clossing Bell CNBC Indonesia di Jakarta, Kamis (18/4).

Equityworld Futures | Wall Street Anjlok Terseret Saham Kesehatan

Equityworld Futures | Wall Street Anjlok Terseret Saham Kesehatan

Equityworld Futures | Saham-saham di Wall Street sedikit lebih rendah pada penutupan perdagangan 17 April 2019, karena penurunan saham-saham perawatan kesehatan menyeret pasar yang lebih luas.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 3,12 poin atau 0,01%, menjadi berakhir di 26.449,54 poin. Indeks S&P 500 turun 6,61 poin atau 0,23%, menjadi ditutup di 2.900,45 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 4,15 poin atau 0,05%, menjadi berakhir 7.996,08, dilansir dari Antaranews, Kamis (18/4/2019).

Sektor perawatan kesehatan S&P 500 ditutup 2,89% lebih rendah, menyusul penurunan sebelumnya. Saham raksasa perawatan kesehatan AS, UnitedHealth Group, turun 1,86% pada Rabu (17/4/2019) setelah merosot 4,01% pada sesi sebelumnya.

Saham Alexion Pharmaceuticals dan DaVita, juga nama-nama besar perawatan kesehatan, jatuh masing-masing sebesar 8,05% dan 7,72%.

Sektor perawatan kesehatan adalah salah satu di antara kelompok berkinerja terburuk tahun ini, karena seruan untuk harga obat yang lebih rendah dan perdebatan tentang rencana perawatan medis di Amerika Serikat telah membebani sektor ini, para ahli mencatat.


Equityworld Futures


Bursa Wall Street rontok, terseret saham perawatan kesehatan | Equityworld Futures


Saham Qualcomm melonjak 12,25% menyusul lonjakan 23,21% pada sesi sebelumnya, dipicu oleh berita bahwa perusahaan dan Apple telah menyelesaikan gugatan tentang perselisihan royalti. Saham Apple juga ditutup 1,95% lebih tinggi.

Dari perusahaan-perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan kinerja keuangannya sejauh ini, sekitar 84,6% telah melampaui ekspektasi para analis, menurut CNBC, yang mengutip data FactSet.

 

Equityworld Futures | Nantikan Pertumbuhan Ekonomi China, Bursa Saham Asia Jatuh

Equityworld Futures | Nantikan Pertumbuhan Ekonomi China, Bursa Saham Asia Jatuh

Equityworld Futures | Bursa saham utama kawasan Asia dibuka di zona merah pada hari ini: indeks Nikeki turun 0,27%, indeks Shanghai turun 0,42%, indeks Hang Seng turun 0,19%, dan indeks Kospi turun 0,08%.

Kekhawatiran terkait dengan perlambatan ekonomi China masih membuat saham-saham di Benua Kuning dilego investor. Besok (17/4/2019), angka pertumbuhan ekonomi China periode kuartal-I 2019 akan dirilis.

Melansir Bloomberg, perekonomian China diperkirakan tumbuh sebesar 6,3% (annualized). Jika ini benar yang terjadi, maka pertumbuhan ekonomi China akan berada di kisaran tengah dari rentang yang ditetapkan pemerintahnya yakni 6%-6,5%.


Sebagai informasi, pemerintah China belum lama ini resmi memangkas target pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2019 menjadi 6%-6,5%. Sebelumnya, target pertumbuhan ekonomi tahun 2019 dipatok di kisaran 6,5%. Pada tahun 2018, perekonomian China tumbuh hingga 6,6%.

Jika yang tercapai adalah pertumbuhan ekonomi di batas bawah, maka perekonomian China dapat dikatakan mengalami hard landing.

Di sisi lain,perkembangan negosiasi dagang AS-China sejatinya mendukung untuk melakukan aksi beli di bursa saham. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa AS dan China telah membuat kemajuan lebih lanjut dalam negosiasi dagang.

"Saya berharap kami semakin dekat ke putaran final menuju kesepakatan. Kami membuat kemajuan, tetapi saya ingin hati-hati karena ini bukan negosiasi publik. Ini adalah perjanjian yang sangat-sangat detil, mencakup hal yang belum pernah dibahas sebelumnya," papar Mnuchin, mengutip Reuters.


Equityworld Futures


Saham Asia Tak Terlalu Penting Secara Global Di Tengah Data Optimis Dari China/Australia | Equityworld Futures


Mnuchin bahkan memberi bocoran bahwa kesepakatan damai dagang AS-China akan berisi 7 bab. "Ini akan menjadi perubahan paling signifikan dalam hubungan AS-China selama 40 tahun terakhir," tegasnya.

Di China sendiri, sejatinya ada rilis data ekonomi yang oke. Pada hari ini, rata-rata harga rumah baru periode Maret 2019 diumumkan tumbuh sebesar 10,6% YoY, naik dari pertumbuhan bulan Februari yang sebesar 10,4% YoY. Hal ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat China sedang berada dalam posisi yang relatif kuat.

Namun, pelaku pasar tetap memilih bermain aman sembari menantikan rilis angka pertumbuhan ekonomi esok hari.

Equityworld Futures | IHSG Senin Pagi Rebound ke 6426; Ekspor Kuat China Mengangkat Bursa Asia

Equityworld Futures | IHSG Senin Pagi Rebound ke 6426; Ekspor Kuat China Mengangkat Bursa Asia

Equityworld Futures | Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan Senin pagi ini (15/04) terpantau rebound menguat 0,43% atau 27,301 poin ke level 6.433,167 setelah dibuka naik ke level 6.426,905. IHSG menanjak dalam sentimen positif bursa kawasan Asia yang pagi ini terangkat data ekspor China yang kuat.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau kembali menguat 0,21% ke level Rp 14.063, dengan dollar AS di pasar uang Asia dalam koreksi setelah loss di sesi global sebelumnya oleh kembalinya preferensi risiko di pasar. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.093.

Mengawali perdagangannya, IHSG naik 21,039 poin atau 0,32% ke level 6.426,905. Indeks LQ45 naik 5,249 poin atau 0,52% ke level 1.013,715. Pagi ini IHSG terpantau menguat 0,43% atau 27,301 poin ke level 6.433,167. Sementara LQ45 terlihat naik 0.46% atau 4,723 poin ke level 1013,189.

Tercatat sementara ini sebanyak 147 saham naik, 77 saham turun dan 123 saham stagnan.

Equityworld Futures

 

Dolar AS Menjinak, IHSG Ditutup Positif ke 6.435 | Equityworld Futures

Sementara itu, bursa Wall Street yang berakhir pada Sabtu subuh terpantau cenderung menguat oleh dimulainya rilis sejumlah laporan keuangan emiten yang terlihat positif. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menguat 1,43% dan Indeks Hang Seng yang turun 1,11%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini merangkak bersama bursa regional Asia yang menyikapi positif rilis laporan ekspor China yang kuat. Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya menanjak mengingat semakin sudah di area oversold, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.537 dan 6.581. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.339, dan bila tembus ke level 6.302.

Equityworld Futures | Eropa Bergejolak & Jelang Pilpres, Asing Obral Saham Bank

Equityworld Futures | Eropa Bergejolak & Jelang Pilpres, Asing Obral Saham Bank

Equityworld Futures | Saham-saham bank BUKU IV (bank dengan modal inti di atas Rp 30 triliun) pada perdagangan Kamis ini (11/4/2019) ramai diobral investor asing.

Tekanan jual asing di pasar modal domestik sejalan dengan bursa saham Asia yang tak suka dengan hasil kesepakatan Brexit. Mayoritas bursa Asia juga minus pada perdagangan hari ini, kecuali Indeks Straits Times yang menguat 0,25%.

Selain itu, investor juga mulai memperhitungkan dinamika politik menjelang pemilihan presiden 2019 yang akan berlangsung pekan depan.

Satu setengah jam setelah perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung, nilai jual investor asing di bursa saham domestik tercatat mencapai Rp 246,14 miliar di seluruh pasar. Ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,6% ke level 6.439,81.


Saham-saham bank BUKU IV (bank umum kelompok usaha) yang banyak dilepas asing di antaranya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 66,47 miliar. Ini membuat harga saham BMRI turun 1,64% ke level Rp 7.475/saham.


Equityworld Futures


Wall Street naik karena investor abaikan risalah pertemuan FED | Equityworld Futures

Lalu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dilepas asing Rp 54,3 miliar. Harga saham BBRI terkoreksi 0,46% ke level Rp 4.300/saham.

Lalu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dilepas asing senilai 1,54% ke level Rp 9.600/saham. Harga saham BNI turun 1,54% ke level Rp 9.600/saham.

Demikian pula saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang pagi ini dilepas asing Rp 13,15 miliar. Harga saham BBCA turun 0,36% ke level Rp 27.575/saham.

Equityworld Futures | Bursa Hong Kong Pimpin Bursa Saham Asia Turun

Equityworld Futures | Bursa Hong Kong Pimpin Bursa Saham Asia Turun

Equityworld Futures | Bursa saham Hong Kong adalah salah satu dari pemicu pasar saham di Asia yang mengalami penurunan awal setidaknya 0,5% pada awal perdagangan Rabu (10/4/2019).

Indeks Hang Seng HSI, -0,69% turun 0,6% dan Indeks China Enterprises 0,7% HSCEI, -0,79%. Seba bsektor energi mundur lebih dari 1% seperti mengutip marketwatch.com.

Tetapi perusahaan-perusahaan obat besar dan produsen daging babi WH merosot setidaknya 2%. Sektor utilitas defensif memperebutkan pasar yang lebih luas dengan keuntungan ringan.

Ekuitas Tiongkok termasuk di antara penurunan terbesar di Asia. Shanghai SHCOMP, -0,84% dan Shenzhen 399106, -0,92% komposit turun sekitar 1%.

Sementara ChiNext yang beratnya baru mulai 1,4% lebih rendah. Perusahaan pialang mengungguli berkat hasil Maret yang kuat. Tetapi nama petrokimia dan ganja mundur.

Pembuat peralatan rumah tangga Gree 000651, + 7,80% lagi naik batas harian pada penjualan saham yang direncanakan pemegang saham pengendali.

Stok minyak / produk batubara memimpin Nikkei lebih rendah NIK, -0,71%, dengan sektor ini turun 3,4% pada Topix. Sementara pertambangan turun 2,5% di tengah kemunduran harga komoditas.

Itu membantu mendorong Nikkei turun 0,8% lebih awal karena dolar berdetak kembali ke Y111.15 dari Y111.05 tepat sebelum saham dibuka di Tokyo. Greenback berada di Y111.33 ketika pasar ditutup di sana kemarin.


Bursa Saham Asia di Jalur Negatif | Equityworld Futures


Equityworld Futures


Saham Singapura juga sedikit lebih rendah di awal perdagangan Asia karena kawasan itu berhenti setelah pullback semalam di Eropa dan AS The Straits Times Index STI, -0,02% turun 0,1%. Dengan Singapore Press T39, -1,98% turun 2,7% setelah F2Q melaporkan. Tapi Hutchison NS8U, + 0,00% rebound 4,2% lebih awal.

Indeks saham Malaysia hampir tidak lebih rendah di tengah penurunan yang lebih besar di sebagian besar wilayah. FBMKLCI Komposit Kuala Lumpur, -0,36% mati 0,1% dengan perusahaan nirkabel Axiata AXIATA, -1,43% turun 1,6% dan konglomerat kasino-ke-perkebunan Genting GENTING, -1,17% turun 0,6%.

Tetapi saham non-indeks FGV FGV, + 3,97% naik 4,8% menjelang presentasi hari ini dari rencana pemerintah untuk meningkatkan keuangan di induk Felda.

Equityworld Futures | AS Akui Belum Puas dengan Hasil Perundingan Dagang dengan China

Equityworld Futures | AS Akui Belum Puas dengan Hasil Perundingan Dagang dengan China

Equityworld Futures | Para pejabat AS menyatakan belum puas pada  kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang AS-China. Namun sebagian mengatakan sudah beberapa ada kemajuan yang diinginakan dalam pembicaraan dengan China pekan lalu.

"Kami membuat kemajuan dalam berbagai hal, dan ada beberapa hal di mana kami belum puas," kata Clete Willems, seorang pejabat perdagangan Gedung Putih, seperti dilansir dari Reuters (9/4/2019).

Dia menolak untuk membahas secara spesifik masalah mana yang masih belum terselesaikan. Pekan lalu, Presiden Donald Trump mengatakan kesepakatan dapat dicapai dalam waktu sekitar empat minggu.

Willem juga menolak untuk menentukan batas waktu perjanjian dengan China , dengan menyatakan: "Ini harus menjadi pertanda baik bagi orang-orang bahwa kita tidak terburu-buru dalam hal ini kita ingin memperbaikinya dan kita perlu menyelesaikan secara spesifik."


Equityworld Futures


Menanti Kinerja Kuartal I, Wall Street Diprediksi Melemah | Equityworld Futures


Willems mengatakan bahwa kedua belah pihak masih berusaha untuk menyelesaikan tarif yang ada. Amerika Serikat telah menerapkan tarif barang-barang China senilai ratusan miliar dolar. Dan pemerintahan Trump melihat itu sebagai pengaruh untuk memastikan Beijing menepati janji yang dibuat dalam kesepakatan itu.

"Amerika Serikat dan China juga telah menyetujui struktur penegakan hukum yang akan memberi Washington hak untuk membalas jika Beijing tidak menghormati ketentuan-ketentuan perjanjian," kata Willems.

Equityworld Futures | Trump dan Xi Makin Akur, Bursa Asia Kompak Menghijau

Equityworld Futures | Trump dan Xi Makin Akur, Bursa Asia Kompak Menghijau

Equityworld Futures | Bursa saham utama kawasan Asia kompak dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Senin (8/4/2019). Indeks Shanghai naik 0,76%, indeks Hang Seng menguat 0,61%, indeks Nikkei naik 0,43%, indeks Kospi menguat 0,36%, dan indeks Straits Times naik 0,11%.

Bursa saham regional Asia masih condong dibuka melaju ke zona hijau karena putaran perundingan dagang terbaru antara AS dan China yang berakhir Jumat (5/4/2019) telah menunjukkan beberapa perkembangan positif.

Sentimen damai dagang dan data perekonomian global yang kondusif hingga hari ini masih ampuh untuk terus mendorong laju pelaku pasar membeli instrument berisiko.


Sepanjang pekan lalu, perwakilan dagang antara kedua negara menggelar negosiasi selama tiga hari di Washington yang merupakan lanjutan diskusi dua pekan lalu di Beijing.

Perundingan pekan lalu membahas beberapa isu termasuk pencurian hak kekayaan intelektual (HAKI), transfer teknologi paksa, halangan perdagangan non-tarif, pertanian, jasa, pembelian, dan penegakan hukum. Demikian ernyataan Kantor Perwakilan Dagang AS, dilansir dari Reuters.

"Masih ada pekerjaan yang signifikan ke depan. Secara prinsip, para delegasi sepakat untuk melanjutkan hubungan untuk menyelesaikan semua masalah yang ada," sebut keterangan resmi Kantor Perwakilan Dagang AS.

Sementara CCTV (televisi pemerintah China) melaporkan kedua negara telah mencapai kemajuan yang penting. Salah satunya adalah diskusi seputar rancangan teks perjanjian damai dagang AS-China yang meliputi transfer teknologi, hak atas kekayaan intelektual, jasa, pertanian, neraca perdagangan, dan sebagainya.


Tertinggal Dibanding Regional, IHSG Berpotensi Menguat | Equityworld Futures


Equityworld Futures


Lebih lanjut, Presiden China Xi Jinping melalui sebuah pesan yang dititipkan kepada Wakil PM China Liu He mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa kedua belah pihak telah mencapai perkembangan yang baru dan substansial terkait dengan isu-isu penting bidang perdagangan dalam sebulan terakhir, dilansir Reuters.

Ini menandakan baik Xi maupun Trump sama-sama menginginkan untuk segera menyelesaikan kisruh dagang kedua negara. Pasalnya pekan lalu Trump juga mengatakan bahwa kesepakatan dagang dengan China sudah semakin mendekati penyelesaian dan dapat diumumkan empat pekan lagi.

Perkembangan negosiasi kedua negara yang semakin mendekati garis finis membuat pelaku pasar berani mengambil resiko dan rajin memburu aset-aset di negara berkembang yang tentunya membuat bursa saham Asia kompak menghijau pagi ini.

View older posts »

Search

Comments

There are currently no blog comments.